seberapa kuat kau menolak cintaku
—yang membuatku terbang melayang
melintasi laut dan misterinya

kecantikan macam apa yang kaubutuhkan
saat sudah kupasrahkan seluruh tubuhku
pada perjalanan dan setiap kemungkinan
bernama dirimu

selendangku adalah pusakaku: talikentular
ia sanggup mengikatmu
juga menjerat leherku

dalam kabut yang terbuat dari nafasmu,
aku tak tahu lagi saat yang tepat
untuk berhenti mencintaimu

jadi seberapa kuat kau menolak cintaku
sebesar itulah cintaku kepadamu

Jogja, 2012

Comments (1)

  1. subhanallah….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *