Berangkat

: do

Hujan deras menghapusmu di stasiun
Kata-kata tak jelas
: percakapan kapal dan badai
tak pernah sampai ke pantai
tercecer di lantai peron
Ada yang ditiup keras-keras, sekali, tak mau pergi
Biji-biji mataku, dua genggam tanah kuburan
menangisi kematian
Lalu kau menciumnya, begitu terburu
seperti takut ada yang keliru

Jogjakarta 2004